Header Ads

Proyek Infrastruktur Air Minum Numbing Mangkrak


 


 

Sinarkepri.co.id.Bintan- Proyek pembangunan Infrastuktur air minum di desa Numbing, Kecamatan  Bintan Pesisir,Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tampak mangkrak, mengenaskan tidak terawat dengan baik.

Proyek dikerjakan oleh CV.Bintang Jaya dengan waktu 150 hari kerja biaya anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) APBD Kabupaten Bintan tahun 2019.

Selasa (18/09/2023), media ini bersama tim kerja melakukan investigasi ke desa tersebut. Pemasangan instalasi pipa serta dilengkapi dengan meteran air, tampak terpasang setiap rumah warga,namun, air tak pernah ngucur.

Warga  Numbing 1 terlihat antusias, ketika tim kerja mulai menanyakan permasalahan air bersih dari SPAM tersebut, "iya pak. Air SPAM ini tak pernah mengalir ke rumah kami.

Kalau nggak salah, proyek ini dikerjakan tahun 2019, "ujar seorang ibu rumah tangga didampingi tiga orang rekannya, di depan Balai Serbaguna RT 007 / RW 004, desa Numbing.

Kemudian ada dua (2) Rukun Tetangga (RT) disini yang terdampak proyek SPAM ini yakni RT.007 dan 008 dengan RW yang sama,hingga hari ini tidak mengucur airnya.

Seorang pria  tampak sedang beristirahat di depan rumahnya, juga ditanya tentang pendistribusian air SPAM itu, "saya pikir, pejabat yang terlibat dalam proyek ini sangat keterlaluan. Soalnya, mulai dari selesai dibangun, tak pernah ada air yang keluar dari pipa yang dipasang ke rumah warga. Bahkan, pipa nya pun pernah diganti. Meskipun air tak pernah ngucur, "ujarnya.

Kepala desa Numbing Heryudo dikonfirmasi Terkait proyek (20/09/203)  mengatakan, “Saya belum menerima laporan masyarakat soal keluhan warga" dan juga proyek itu belum ada penyerahan nya dari pihak Pemerintah Kabupayen Bintan ke pihak Desa,jadi kita belum bisa mengambil tindakan soal proyek itu.

Ditambahkannya,Kalau pun ada keluhan warga,seharusnya melapor ke perangkat Desa mulai dari tingkat bawah, jadi ada dasar kita untuk menindak lanjuti.ujarnya. (Saut.M)






 
Diberdayakan oleh Blogger.