Header Ads

Ribuan Pengunjung Padati Pembukaan Grand Batam Mall

Setiap Atrium Dilengkapi Mushollah, 
Menyambut Bulan Suci  Adakan Ramadhan Fair

Walikota Muhammad Rudi disambut management Grand Batam Mall  (foto: arifin)

sinarkepri.co.id.Batam-Ribuan pengunjung memadati Grand Batam Mall Minggu (28/4) 2019 saat Soft Opening (peresmian) oleh Walikota Batam H Muhammad Rudi SE MM.   Peresmian ditandai dengan penekanan tombol dan pelepasan balon oleh Walikota didamping management Grand Batam Mall dan dihadiri unsur pimpinan kota Batam, seperti Danlanal, Dandim dan Ketua DPRD Batam.
Asmin Patros salah seorang yang bertindak sebagai MC menjelaskan, pembangunan Grand Batam Mall sejak 21 bulan lalu yang dulunya sebagai pusat perbelanjaan Top 100, patut diapresiasi pemiliknya (Owner) yaitu pak Doly.


Yanto memberikan keterangan (foto: arifin)
Asmin menyebut Doly sebagai Owner, terus melakukan inovasi sehingga berani mengganti total bangunan Top 100 hingga berdiri Grand Batam Mall yang dinilainya merupakan termodern dan paling megah di Kota Batam saat ini.
       Walikota Batam H Muhammad Rudi  dalam sambutannya pada peresmian itu mengatakan, sangat mengapresiasi pembangunan Grand Batam Mall untuk menunjang Kota Batam sebagai kota tujuan wisata dan kuliner. 

Ke depan, kata Walikota, pembangunan infrastruktur di Kota Batam akan dibuat merata.  Artinya, tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi sampai ke Tanjung Uncang, Batu Aji, nantinya akan dibangun Mall seperti Grand Batam ini.  Ini tentu untuk lebih menarik wisatawan, jelasnya.


Infrastruktur yang dibangun sejak tiga tahun lalu, akan terus kita kembangkan sehingga nantinya Kota Batam benar-benar kota nyaman yang metropolis, jelas Walikota.  Peran semua pihak, seperti pengusaha pak Abidin misalnya, kata Walikota seraya melirik bigbos PT Satnusa Persada Abidin Hasibuan yang kebetulan duduk di depan, dan seperti pak Doly yang mengembangkan TOP 100 menjadi Grand Batam Mall, sangat membantu pengambangan Kota Batam.   Juga kepada masyarakat, Walikota mengajak secara bersama-sama untuk memajukan Kota Batam kedepan.


Walikota berbincang serius dengan Ir Cahya didamping Danlanal, Owner Doly sebelum peresmian (foto: arifin)

Walikota juga  juga menyinggung tentang penghargaan yang diterimanya dari Menristek sebagai Walikota terbaik, tak terlepas dari inovasi atau pengembangan kota Batam yang dilakukan selama tiga setengah tahun ini. Walikota Batam berharap, keterlibatan semua pihak  untuk kemajuan Kota Batam seperti apa yang dilakukan Grand Batam Mall saat ini.
     Sementara itu GM Grand Batam Mall Yanto menjelaskan, bahwa bangunan Grand Batam Mall dapat menampung parkir sebanyak 2000 motor dan 1300 mobil. Juga disediakan kursi roda bagi penyandang distabilitas.Sementara di lantai paling bawah, masih tetap dipertahankan keberadaan pusat perbelanjaan Top 100, seperti dahulu yang menjual aneka kebutuhan pokok masyarakat sehari hari. Dijelaskan, bahwa di setiap Atrium dibangun Mushollah untuk memudahkan saudara kita muslim melakukan aktifitas ibadahnya. 

Seperti diketahui, Grand Batam Mall terdiri dari dua Atrium dan lima lantai yang semuanya serba modern desainnya.  Masih menurut Yanto, untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang tidak lama lagi, akan diadakan Ramadhan Fair yang menyediakan seluruh  perlengkapan Ibadah maupun kebutuhan selama melaksanakan ibadah puasa.  
 -
sejumlah pengusaha seperti, Ir Cahya, Presdir PT Satnusa Persada Abidin Hasibuan menghadiri Soft Opening Grand Batam Mall (foto: arifin)


Yanto juga menjelaskan, pihak Grand Batam Mall mengundang Fashion luar negeri yaitu dari Jepang dan Swedia.

 Bahkan katanya, pihak management   akan melakukan kejutan lagi yang memanjakan para konsumen yang datang ke Grand Batam Mall.  Sebagai catata, Soft Opening Grand Batam Mall telah dibanjiri pengunjung sejak pagi hari pukul 08.00 apalagi pemberian Voucher makan gratis.  Sayangnya pemberlakukan Voucher makan gratis itu hanya dilayani sampai pukul 12.30 WIB.    Sehingga  banyak pengunjung yang tak sempat memanfaatkannya karena sudah habis waktu,  termasuk rekan dari beberapa media, kendati voucher itu sudah ditangan.  Namun hal itu dapat dimaklumi,   karena banyaknya pengunjung yang antri untuk memanfaatkan voucher yang waktunya terbatas.  (arifin)
 .

























Diberdayakan oleh Blogger.