Header Ads

Lion Air Efektif 28 Januari 2023 Terbang Langsung dari BALIKPAPAN

 

Menghidupkan Kembali Sektor Umrah dan Mempermudah Lebih Banyak Jamaah Menuju ARAB SAUDI


Sinarkepri.co.id.B A L I K P A P A N – 24 Januari 2023. Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memulai penerbangan umrah program 9 (sembilan) hari, berlaku 28 Januari 2023 dari Balikpapan - Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN) tujuan:

·       Madinah – Bandar Udara Internasional King Mohammad bin Abdul Aziz, Arab Saudi (MED)

·       Jeddah – Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz, Arab Saudi (JED). 

Dalam upaya mendukung ekosistem penyelenggaraan umrah dari Pulau Kalimantan terutama dari wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, dalam menyediakan kemudahan perjalanan udara bagi masyarakat yang berasal dari Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, Kota Samarinda, Tanjung Selor, Malinau, Tarakan, Palangkaraya serta wilayah lain.

Jadwal Penerbangan

Rute

No. Terbang

Jadwal Berangkat

Jadwal Tiba

Balikpapan (BPN) – Madinah (MED)

JT-050

09.45

17.45

Jeddah (JED) – Balikpapan (BPN)

JT-051

20.25

13.25

Terdapat perbedaan waktu: Balikpapan menurut Waktu Indonesia Tengah (GMT+ 08), Madinah dan Jeddah (GMT+ 03)

Himbauan perjalanan, setiap jamaah agar

·       Mempersiapkan dokumen perjalanan mengikuti persyaratan yang berlaku.

·       Memahami ketentuan membawa barang bawaan dan bagasi tetap sesuai ketentuan yang berlaku. dalam kaitan perjalanan udara sesuai aspek keselamatan, Lion Air telah mewajibkan dan menghimbau kepada seluruh jamaah antara lain agar tidak membawa barang berbahaya (dangerous goods) ke pesawat, tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain ke dalam pesawat, barang elektronik harus dilepas dari baterainya serta penggunaan pengisi daya mandiri atau baterai portabel (powerbank) harus sesuai kriteria dari segi kapasitas yang boleh dibawa ke dalam kabin dan tidak diperbolehkan untuk digunakan selama penerbangan.

·       Memastikan kesehatan pribadi, perlengkapan dan peralatan kesehatan sesuai anjuran tim medis harap dibawa.

·       Penggunaan barang elektronik seperti telepon genggam (handphone), powerbank (perangkat daya bateri), laptop mengikuti peraturan penerbangan.

Layanan umrah mengupayakan tingkat kinerja ketepatan waktu (on time performance/ OTP) lebih dari 93%. Keseriusan ini seiring bentuk memberikan layanan terbaik kepada jamaah umrah.

Penerbangan langsung umrah dari Balikpapan menjadi embarkasi baru ke-10 setelah:

1.       Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang (CGK)

2.       Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB)

3.       Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).

4.       Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO)

5.       Bandar Udara Internasional Kertajati Majalengka, Jawa Barat (KJT)

6.       Bandar Udara Internasional Minangkabau di Padang, Sumatera Barat (PDG)

7.       Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda Banda Aceh di Aceh Besar, Aceh (BTJ)

8.       Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH)

9.       Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU)

 

Penerbangan umrah dilaksanakan mengikuti permintaan pasar yang dikembangkan secara bertahap. Upaya ini sebagai bagian keseungguhan Lion Air menghidupkan kembali sektor umrah dan mempermudah lebih banyak jamaah menuju Arab Saudi dari Indonesia. Tingkat peminatan umrah dari masyarakat Indonesia menunjukkan peningkatan positif, mendatang pasar wisata religi dan ibadah optimis terus tumbuh. Berdasarkan data Ihram Republika dan Saudi Gazette menyebutkan 880.929 jamaah menggunakan transportasi udara (penerbangan). Awal musim umrah pada 1 Muharram 1444 Hijriyah (30 Juli - 4 Oktober 2022), tercatat 1.267.490 jemaah dari berbagai negara. Periode tersebut, jamaah asal Indonesia 317.200, Pakistan dengan 195.224, India berada urutan ketiga yaitu 133.517 dan 86.803 jamaah dari Irak. 

Lion Air menyampaikan terima kasih atas koordinasi dan dukungan dari regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, mitra perjalanan udara (tour and travel umrah), pihak terkait (otoritas bandar udara, kantor kesehatan pelabuhan, imigrasi, BMKG serta lembaga berwenang yang lain), kru pesawat, dan seluruh karyawan, semoga penyelenggaraan umrah berjalan lancar. Lion Air mengapresiasi bentuk kerjasama, sehingga memberikan nilai lebih kepada jamaah umrah dalam mempermudah perjalanan udara dari dan menuju Arab Saudi.

Kemudahan Penerbangan Umrah

Rute Balikpapan – Madinah dan Jeddah – Madinah tersedia 2 (dua) kali layanan makanan dan minuman (inflight meals) serta prioritas awak kabin (pramugari dan pramugara) yang berasal dari daerah asal agar mempermudah proses komunikasi.

Lion Air mengoperasikan armada generasi modern, terbaru yang dikirim dari pabrikan pesawat yaitu Boeing 737 yang berkapasitas 215 kursi kelas ekonomi dengan tata letak 3-3 lorong tunggal (single aisle). Lion Air mengoperasikan rata-rata pesawat berusia muda. Pesawat dimaksud memiliki tingkat keamanan dan keselamatan tinggi. Seluruh pesawat telah menjalani perawatan intensif, dalam kondisi terbaik dan laik terbang (airworthy for flight).

Setiap tamu (jamaah umrah) dapat merasakan terbang nyaman karena setiap kursi berlapis kulit, sangat ergonomis dan dilengkapi sandaran kepala (head rest), jarak antarkursi (seat pitch) tergolong lega. Ruang penyimpanan barang di dalam kabin/ di atas kursi (overhead) atau kompartemen memiliki ukuran lebih besar. Keuntungannya dapat mengakomodir barang bawaan sesuai dengan ketentuan yang boleh dibawa dan memudahkan penyususan. 

Fitur kenyamanan, keleluasaan dapat dirasakan karena pesawat didesain dengan tampilan jendela tampak lebih besar dan bentuk dinding kabin bagian samping (sidewalls) lebih luas.  Nuansa selama penerbangan dapat disesuaikan dan tetap terjaga yang didukung Boeing Sky Interior. Langit-langit berbentuk oval, sistem pencahayaan menghadirkan pilihan warna berbeda yang disesuaikan mood, seperti soft blue untuk menyambut saat boarding agar fresh, warna senja atau orange (sunset) cocok suasana santai, tenang serta merah kecoklatan akan menampilkan kelembutan. 

Setiap jaamah dapat mengatur penerangan untuk membaca. Tata penerangan lampu baca pada panel di atas tempat duduk lebih futuristik yang membantu selama membaca atau aktivitas lainnya, terutama saat lampu kabin dimatikan. Selain itu, pola penataan lampu Light-Emitting Diode (LED) interior dan dinding samping sangat menarik, sehingga memberikan kesan lebih lapang.

Lion Air terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaran ibadah umrah. Seluruh pelaksanaan penerbangan sesuai standar operasional prosedur yang mengutamakan faktor keselamtan, keamanan, kenyamanan serta memenuhi aspek protokol kesehatan. 

Sistem sirkulasi udara terjaga baik. Seluruh armada Lion Air dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Lion Air menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara serta aturan internasional. Penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan serta keamanan dari Federal Aviation Administration (Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat) dan European Aviation Safety Agency (EASA) sebagai Badan Keselamatan Penerbangan Eropa. (red)

sumber          : Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.            editor :  Arifin


Diberdayakan oleh Blogger.