Header Ads

Satgas: Batam dan Karimun Zona Merah



Ilustrasi: Tenaga Medis di Kepulauan Riau menggunakan seragam APD Medis Hazmat. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kepri menetapkan dua daerah provinsi ini, yakni Kota Batam dan Kabupaten Karimun sebagai Zona Merah. Hal ini disampaikan Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Kamis (10/6/2021). Foto: Asikk3 

sinarkepri.co.id.Tanjungpinang- Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menetapkan dua daerah di Provinsi Kepulauan Riau yakni Kota Batam dan Kabupaten Karimun sebagai Zona Merah.  Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Kamis (10/06), mengatakan, peningkatan status COVID-19 di Batam dan Karimun disebabkan terjadi kenaikan jumlah pasien yang cukup signifikan.

Jumlah pasien COVID-19 per 9 Juni 2021 di Batam bertambah 164 orang sehingga menjadi 10.351 orang, sedangkan di Karimun bertambah 140 orang sehingga menjadi 1.689 orang.  Penambahan pasien juga terjadi di Tanjungpinang sebanyak 56 orang, Bintan 26 orang, Natuna 14 orang, dan Anambas tujuh orang. Total jumlah pasien COVID-19 sejak pandemi di Tanjungpinang 3.640 orang, Bintan 1.742 orang, Lingga 407 orang, Natuna 546 orang, dan Kepulauan Anambas 867 orang.

Tanjungpinang, Bintan, Natuna, Anambas dan Lingga masih berstatus sebagai Zona Oranye. "Total jumlah pasien COVID-19 di Kepri mencapai 19.242 orang," katanya.  Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 388 orang, tersebar di Batam 133 orang, Tanjungpinang 25 orang, Bintan 30 orang, Karimun 183 orang, Lingga lima orang, dan Kepulauan Anambas 12 orang. Total jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Batam 9.144 orang, Tanjungpinang 3.132 orang, Bintan 1.469 orang, Karimun 1.335  orang, Lingga 356 orang, Natuna 352 orang dan Kepulauan Anambas 747 orang.

Jumlah warga yang meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah empat orang yakni warga Tanjungpinang tiga orang, dan Bintan satu orang. Total jumlah warga yang meninggal dunia akibat COVID-19 di Kepri mencapai 423 orang, tersebar di Batam 220 orang, Tanjungpinang 90 orang, Bintan 38 orang, Karimun 39 orang, Lingga 10 orang, Natuna delapan orang, dan Anambas 18 orang. Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 2.84 orang, tersebar di Batam 987 orang, Tanjungpinang 418 orang, Bintan 235 orang, Karimun 315 orang, Lingga 41 orang, Natuna 186 orang, dan Anambas 102 orang.



Diberdayakan oleh Blogger.